Tag Archives: Foto Prewedding

Tips Memilih Fotografer Pernikahan

Dok: AA Fotografi

Peran fotografer tentu sangat penting untuk mengabadikan momen bahagia Anda. Sayangnya, menemukan juru foto yang tepat bukan hal mudah. Simak sembilan tips berikut ini agar dapat memilih fotografer yang sesuai dengan keiinginan Anda.

1. Pelajari Hasil Fotonya

Ini langkah pertama yang paling penting. Lihat semua contoh-contoh foto dan portfolio album pernikahan yang dia hasilkan. Coba perhatikan apakah angle-angle foto dan hasil akhirnya sesuai dengan selera Anda. Perhatikan juga hal-hal kecil seperti background studio yang digunakan. Sebaiknya fotografer Anda punya background studio untuk foto full body dan menutupi lantai yang Anda injak. Ini penting jika Anda menginginkan foto satu badan penuh hingga kaki. Cek juga apakah sang fotografer punya warna background yang sesuai dengan keinginan Anda.

2. Pilih Fotografer Anda

Beberapa perusahaan memiliki banyak fotografer utama. Jika Anda menyukai salah satu portfolio foto, tanyakan fotografer mana yang menghasilkan karya tersebut. Sebisa mungkin Anda harus mendapatkan fotografer yang hasilnya sesuai dengan selera Anda. Jika Anda ditawari fotografer yang lain, pelajari dulu karya-karyanya. Tidak perlu takut untuk mencari vendor foto lainnya jika fotografer yang Anda inginkan tidak tersedia.

3. Kenali Fotografer Anda

Sebelum hari H, pastikan anda sudah berbicara dengan fotografer yang anda pilih dan pastikan fotografer yang anda pilih dapat diajak kerjasama dengan baik. Beritahu apa yang anda inginkan untuk foto-foto pernikahan Anda, termasuk siapa saja yang ingin Anda abadikan. Jika Anda mempunyai referensi contoh-contoh, tunjukkan kepada fotografer Anda dan tanyakan apakah memungkinkan untuk membuat hal serupa.

4. Pahami Paket yang Ditawarkan

Pastikan Anda memahami apa yang Anda dapatkan di paket foto yang Anda pilih. Hal yang perlu diperhatikan termasuk, berapa lama fotografer akan bekerja (mulai dari prewed sampai hari H), berapa album yang Anda dapatkan, berapa banyak foto studio yang Anda dapatkan, apakah Anda bisa mengajak keluarga dan teman untuk foto studio, serta apa saja yang Anda dapatkan selain album (misalnya foto kanvas atau CD kompilasi foto).

Sebelum menandatangani kontrak, Anda dan fotografer harus sepakat terhadap hal-hal tersebut untuk menghindari perselisihan di masa datang. Dengan sama-sama memahami hak dan kewajiban masing-masing semua pihak akan bisa merasa lebih puas.

5. Kenali Biaya Lainnya

Selain harga paket, adakah biaya lain yang akan dibebankan kepada Anda. Budget memang hal yang sensitif dalam merencanakan pernikahan. Karena itu, jangan sampai Anda overbudget akibat kurang teliti dalam memeriksa detail kontrak.

Beberapa fotografer juga bisa menawarkan paket ‘upgrade’ dengan beberapa nilai lebih. Jika masih sesuai budget tak ada salahnya menanyakan tentang hal ini. Momen pernikahan seumur hidup sekali tentunya pantas mendapatkan dokumentasi yang baik.

6. Tandatangani Kontrak

Sangat disarankan ada kontrak tertulis yang memuat kesepakatan antara Anda dan sang fotografer. Baca dulu baik–baik kontrak yang ada, bandingkan dengan kontrak perusahaan lain sebelum anda menandatangani kontrak tersebut jika memungkinkan. Pastikan semua keinginan Anda tertulis di kontrak untuk menghindari perselisihan di kemudian hari.

7. Waktu Penyelesaian

Beberapa perusahaan memberikkan hasil fotonya lebih cepat dengan yang lain. Pastikan anda juga membandingkan hal ini.

8. Alat–alat yang Digunakan

Jika Anda mengerti tentang dunia fotografi, tak ada salahnya menanyakan detail-detail teknis seperti apa alat yang digunakan. Jika Anda awam dengan hal-hal tersebut, amati saja dengan detail portfolionya. Apakah hasil fotonya cukup tajam, warna yang dihasilkan cukup baik, dan pencahayaannya bisa membuat gambar yang diambil lebih bagus.

9. Pertimbangkan Juga Dokumentasi Video

Biasanya fotografer menawarkan satu paket dengan dokumentasi video. Lihat juga hasil karya videonya selama ini. Bicarakan juga video apa yang Anda harapkan untuk mengetahui apakah si vendor sanggup melakukannya. Jika Anda memilih vendor yang sama dengan foto, usahakan untuk meminta harga spesial untuk pemesanan paket foto dan video. Jika Anda harus memilih vendor lain, tentukan bersama pasangan, mana yang lebih penting. Foto atau video. Di vendor yang mana Anda bersedia untuk menghabiskan porsi budget lebih.

(fta/eya)

sumber: wolipop.com

Info Terkini Bidakara Wedding Expo 6

Pameran Pernikahan Tradisional Eksklusif terbesar di Jakarta, Bidakara Wedding Expo 6 akan segera bergulir di pertengahan maret mendatang. Pameran ini akan diikuti oleh lebih dari 100 vendor pernikahan terkemuka di Jakarta, Bandung & Surabaya dan puluhan vendor catering ibukota yang tidak akan anda temukan di pameran lainnya.

(info peserta klik DISINI )

Fashion Show Bidakara Wedding Expo
Arsip Foto BWE 5 - Fashion Show by Riny Suwardy

Beragam kegiatan menarik mulai dari konsultasi pernikahan, keuangan, hukum & kesehatan; Demo prosesi adat sumatera, jawa & bali; dapat anda ikuti secara Cuma-Cuma, karena pameran ini terbuka untuk UMUM dan tanpa biaya masuk (GRATIS). Belum lagi beberapa fashion show persembahan dari para desainer kebaya pernikahan terkemuka di Indonesia juga akan menghadirkan bintang tamu artis ibukota seperti Shireen Sungkar & Jenifer Bachdim.

Dan seperti Bidakara Wedding Expo sebelumnya yang selalu konsisten dalam pemecahan rekor MURI, kali ini Hotel Bidakara akan melakukan pemecahan rekor yaitu dengan membuat “Sandwich Terpanjang 220 Meter“.  Sandwich yang akan di setting untuk mengelilingi seluruh ruangan Birawa Assembly Hall ini adalah sebuah mahakarya dari team F & B Hotel Bidakara yang di gawangi oleh Chef Buyung (Master Iron Chef).

(info acara klik DISINI )

Kami juga telah mempersiapkan sebuah lokasi khusus bagi anda yang ingin menikmati bulan madu di berbagai lokasi menarik di Indonesia melalui Honeymoon & Resort Area persembahan dari Weddingku Honeymoon.

Keuntungan lain yang anda dapat raih adalah kesempatan untuk memenangkan doorprize yang diundi setiap hari berupa Ipad, Blackberry dll…. serta Hadiah Utama berupa Paket Bulan Madu + Akomodasi ke Eropa selama 12 hari yang bernilai puluhan juta rupiah!

(info Doorprize klik DISINI )

Pastikan anda mencatat tanggal & lokasinya: Jumat – Minggu, 18 – 20 Maret 2011, di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta.

(info lokasi klik DISINI )

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami via email di info@bidakaraweddingexpo.com

Mengemas Konsep Foto Pre Wedding

Penting, tidak penting. Pandangan kontradiktif ini kerap kali mengiringi konsep foto pre wedding yang kian banyak dilakukan oleh pasangan yang akan mengekalkan diri dalam komitmen abadi.

Masing-masing punya alasan tersendiri untuk melakukannya ataupun tidak. Yang jelas, foto pre wedding ini butuh persiapan yang tidak kalah matang dibandingkan persiapan pernikahan lainnya.

Yang utama adalah mencari konsep yang tepat untuk menjadi “jiwa” dari setiap bidikan foto pre wedding. Semakin hari, ide atau tema untuk foto pre wedding kian beragam. Ada yang bercerita mengenai kegiatan pacaran sehari-hari, menuturkan kisah dari awal hubungan hingga akhirnya berkencan, atau membuat cerita unik dan lucu.

Hal tersebut akan menentukan pemilihan lokasi pemotretan, apakah ingin berada di dalam kota dengan suasana urban, di tengah alam yang cantik, atau cukup di dalam studio.

Di sisi lain, properti yang akan ditampilkan dalam foto juga perlu diperhatikan dengan baik. Dalam hal ini menyangkut pemilihan kostum, maupun benda-benda lainnya yang mampu memperkuat cerita. Misalnya dengan benda-benda yang memiliki kenangan bersama atau benda-benda yang menjadi cerminan karakter diri masing-masing calon mempelai.

Sebuah foto pre wedding memang selayaknya tidak hanya menampilkan kemesraan sepasang calon mempelai, namun mampu bercerita atau mengungkapkan sisi lain tanpa lewat kata-kata.

Dalam hal ini kemahiran sang fotografer dalam menangkap sisi-sisi emosional kedua pasangan sangatlah dibutuhkan. Dengan demikian, sebuah foto sederhana pun bisa terlihat begitu indah karena memancarkan nuansa emosional yang kuat.

Tentu saja, untuk mendapatkan gambaran ideal tersebut, segalanya harus dikomunikasikan secara detail pada calon fotografer. Akan lebih baik jika Anda dan pasangan pun membawa ide untuk digodok bersama, meski tidak jarang, ide-ide unik dari fotografer juga bisa menjadi bahan pertimbangan.

Di sisi lain, konsep foto hingga proses edit yang diinginkan itu menjadi salah satu cara mudah untuk memilih fotografer yang paling tepat. Agar konsep tersebut bisa dieksekusi dengan sempurna, sebaiknya disesuaikan dengan gaya, selera, serta keahlian sang fotografer.


(ADT/Kompas Klasika)

Editor: Nadia Felicia

Sumber: Kompas Klasika

Pre Wedding Dalam Dunia Fotografi

Istilah fotografi pre wedding punya kesalahan bahasa yang parah. Kata pertamanya memakai bahasa Indonesia, tetapi kata-kata selanjutnya memakai bahasa Inggris. Kalau akan dibuat benar secara tata bahasa, yaitu pre wedding photography, ini justru kesalahan yang makin salah. Fotografer selain di Indonesia akan bingung pada istilah tersebut sebab itu memang sebuah kegiatan fotografi yang tidak lazim.

Fotografi pre wedding muncul di Indonesia dan sampai saat ini hanya lazim di masyarakat Indonesia. Fotografi prewed (begitu biasa disebut) terjadi karena kebiasaan di sini yang “melebarkan” kegiatan pemotretan perkawinan sampai ke segala segi.

Dunia fotografi dunia mengenal wedding photography dan kegiatan ini hanyalah memotret sepasang pengantin baik saat kegiatan pemberkatan maupun pose sepasang mempelai itu di outdoor maupun di dalam studio. Sementara fotografi prewed yang hanya marak di Indonesia semata memotret sepasang calon pengantin itu untuk berbagai keperluan, seperti untuk menghias undangan, untuk foto yang dipasang di ruang resepsi, dan secara umum hanyalah foto dua manusia yang sedang berbahagia.

Namun, jangan sepelekan bisnis yang terjadi di dunia fotografi prewed ini. Walau dia umumnya satu paket dengan fotografi pernikahannya nanti, fotografi prewed telah menjadi batu loncat ratusan fotografer pemula untuk terjun ke dunia profesional.

Kalau saja Anda akan menikah dalam waktu dekat dan tempat pernikahan Anda cukup fotogenik, seperti Masjid Istiqlal Jakarta, Gereja Blenduk Semarang, atau Gereja Imanuel, Gambir, Jakarta, percayalah, Anda bisa mendapatkan beberapa fotografer gratisan. Mereka adalah pemula dalam bisnis ini dan berniat mengumpulkan portofolio untuk modal kerja selanjutnya. Seorang fotografer yang ingin mendapatkan kerja memotret acara perkawinan wajib punya contoh-contoh pemotretannya agar sang calon klien bisa yakin pada mutu sang fotografer sekaligus bisa memilih tipe-tipe dan gaya pemotretannya.

Fotografi prewed mewajibkan seorang fotografer punya daftar tempat-tempat yang bagus untuk latar belakang dan style pemotretan.

Sejalan dengan waktu, saat ini hampir semua tempat, terutama sekitar Jakarta, menuntut pembayaran kalau dipakai untuk pemotretan prewed.

Beberapa kompleks perumahan bahkan memasang tarif sampai tujuh digit rupiah. Sampai saat ini hanya perumahan Springhill di kawasan Kemayoran yang justru mengadaptasi kebutuhan fotografi prewed dengan cuma-cuma.

Dalam memotret prewed, seorang fotografer harus mampu mengarahkan gaya sang calon pengantin (kalau perlu membawa pengarah gaya) serta bisa memanfaatkan keindahan tempat pemotretan dengan maksimal. Namun, kalau tidak waspada, keindahan tempat yang dipakai justru bisa membawa risiko pada kerusakan alat seperti yang terekam di halaman ini.

Foto karya Bambang Djatmiko tersebut merekam kegiatan fotografi prewed yang membuat para pelakunya tersapu gelombang. Walau tak ada korban jiwa, salah satu kamera yang dipakai rusak oleh air laut.

Berapa uang yang didapat seorang fotografer untuk pemotretan prewed?

Inilah hal tersulit bagi seorang pemula untuk menentukan tarif. Kalau Anda akan memulai bisnis fotografi perkawinan dan prewed, mulailah segalanya dengan menentukan berapa Anda akan dibayar. Mutu dan harga haruslah sebanding. Saat ini di Jakarta, rentang biaya fotografi prewed profesional adalah sekitar Rp 1 juta sampai dengan Rp 100 juta.

Seorang pelaku bisnis ini yang cukup sukses, yaitu Bernardo Halim, telah beberapa kali melakukan fotografi prewed sampai ke luar negeri, misalnya ke Central Park di New York.

“Lebih enak ke luar negeri. Gak reseh kayak di Jakarta yang sering dimintai uang tak jelas,” kata Bernardo yang memulai bisnisnya setamat lulus SMA tahun 2004.

Fotografi prewed adalah cabang fotografi komersial yang termudah sekaligus tersulit.

 

Sumber: www.kompas.com

Foto by: Bernardo Halim