Tag Archives: pameran pernikahan

Pernikahan, Dari Wedding Planner Hingga Wedding Organizer

 

sumber: http://jakarta.tribunnews.com/2012/03/28/pernikahan-dari-wedding-planner-hingga-wedding-organizer

 

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Agustina N.R

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pernikahan tidak hanya dipandang sebagai acara sakral dengan berbagai ritual adat istiadat. Kini, pernikahan dijadikan lahan industri, sebut saja wedding organizer, layanan pembuatan undangan, souvenir dan katering,

Tak ada yang salah dari hal tersebut. Baik calon pengantin atau penyedia layanan sama-sama diuntungkan. Bahkan calon pengantin dapat memilih vendor guna membantu pernikahannya. Karena semakin banyak vendor-vendor yang berdiri.

Jika Anda sedang merencanakan pernikahan dan tidak tahu harus memulai darimana datanglah ke Bunga Wedding Planner & Organizer.

“Karena Indonesia sangat beragam, kami fokus ke pernikahan tradisional, serta pernikahan islami,” jelas Bunga, owner dari Bunga Wedding Planner & Organizer, Rabu(27/3/2012).

Menurut Bunga, WP atau Wedding Planner adalah perencana sekaligus konsultan sebuah pernikahan. WP akan melakukan desain sebuah pernikahan, merencanakan tema, memberi masukan tentang vendor, hingga ke pengelolaan biaya. WP termasuk WO(Wedding Organizer) satu hari di hari H. Perencanaan hingga pelaksanaan sebaiknya dilakukan setahun sebelum tanggal pernikahan.

Sedangkan WO, meneruskan koordinasi dari vendor-vendor yang telah dipilih ke calon pengantin. Sebelumnya, calon pengantin sudah memilih vendor tersebut. Pelaksanaan sekitar dua bulan sebelum hari H.

“Orang yang menggunakan WO itu tamunya banyak, sedikit waktu untuk persiapan, dan banyak tamu VIP,” imbuh Bunga yang telah mengelola usahanya sejak tahun 2008.

Nah, apa kebutuhan Anda di hari pernikahan? Rinci mulai sekarang. Pasalnya, tidak semua WO atau WP menerima lebih dari satu pernikahan klien pada hari yang sama.

“Kami hanya ada satu hari untuk satu event. Jadi tidak ada dua event pada tanggal yang sama. Itu sudah komitmen kami. Dan, layanan kami sangat personal,” kata Bunga yang baru saja menolak menjadi organisator pernikahan anak mantan menteri.

Layanan jasa milik Bunga tidak hanya bekerja di Jakarta dan sekitarnya. Dapat juga dipanggil ke luar kota, seperti Bandung, Karawang, hingga Solo. Namun, Bunga harus membawa timnya, 13 orang dengan job desk yang lumayan banyak.

Untuk harga, Bunga mematok harga Rp 50 juta untuk layanan WP, dan WO mulai dari Rp 15 juta untuk acara di bawah 1.500 orang. Untuk tamu di atas 3.000 dihargai Rp 34 juta.

“Untuk klien dengan budget terbatas, sebaiknya gunakan WO, daripada WP. Biaya WP Rp 50 juta itu per proyek. Mau acaranya 800 juta, 1,2 M, 5 M, biaya tetap Rp 50 juta,” pungkasnya.

Pesta Pernikahan Tradisional Itu Tak Selamanya Monoton

 

sumber : http://www.tribunnews.com/2012/03/24/pesta-pernikahan-tradisional-itu-tak-selamanya-monoton

 

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Agustina N.R

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jika Anda inda ingin melangsungkan pernikahan, jangan lewatkan pameran pernikahan tahunan yang bertajuk Bidakara Wedding Expo 7 (BWE). Di gelaran yang berlangsung Jumat (23/3/2012) hingga 25 Maret 2012 mendatang di Hotel Bidakara Jakarta,dengan mengusung tema colorful wedding.

Di area Birawa Assembly Hall dan Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Jakarta. Pengunjung dapat bertandang ke 160 penyedia jasa pernikahan.

Seluruh kebutuhan pranikah hingga pascaresepsi pernikahan ada di sini. Seperti premarital check up, kartu undangan, photo video, dekorasi, katering, rias pengantin, busana, souvenir, wedding organizer, entertainment, venue, dan teras bulan madu yang diisi 17 destinasi terbaik di Bali, Lombok, dan Jawa Barat.

Sejak pertama penyelenggaraannya hingga kini, BWE7 mengedepankan konsep pernikahan tradisional.

“Kekayaan tradisi Indonesia dapat mendorong berbagai tema pernikahan yang beragam. Kami ingin mengubah persepsi yang memandang bahwa pernikahan tradisional adalah sesuatu yang monoton,” tutur Made Setiary, General Manager Hotel Bidakara Jakarta.

Berita lengkap silakan klikTribun Jakarta Digital Newspaper edisi Tribun Seleb edisi Sabtu (24/3/2012) pagi.

Wedding Expo, Inspirasi Buat Calon-calon Pengantin !

 

sumber : http://www.tribunnews.com/2012/03/23/wedding-expo-inspirasi-buat-calon-calon-pengantin-

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Agustina NR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anda berniat menggelar pernikahan, dan tengah dipusingkan dengan segala tetek bengek persiapan menjelang hari sakral tersebut. Jika iya, rasanya tak salah di long weekend ini anda berkunjung ke Hotel Bidakara Jakarta, guna melongok pameran bertajuk Bidakara Wedding Expo 7 (BWE7).

Dengan mengusung tema colorful wedding, pameran ini akan digelar selama tiga hari, mulai Jumat (23/3/2012) hingga Minggu (25/3/2012) lusa. BWE7 digelar di area Birawa Assembly Hall dan Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Jakarta. Di pameran ini, pengunjung dapat melihat 160 penyedia jasa pernikahan.

Di pameran ini, pengunjung bisa menemukan seluruh kebutuhan untuk persiapan pernikahan, mulai pranikah hingga pascaresepsi. Semuanya tersedia lengkap, seperti premarital check up, kartu undangan, photo video, dekorasi, catering, rias pengantin, busana, souvenir, wedding organizer, entertainment, venue, termasuk teras bula madu yang diisi 17 destinasi terbaik di Bali, Lombok, dan Jawa Barat.

Sejak pertama penyelenggaraannya hingga kini, BWE7 selalu mengedepankan konsep pernikahan tradisional. “Kekayaan tradisi Indonesia dapat mendorong berbagai tema pernikahan yang beragam. Kami ingin mengubah persepsi yang memandang bahwa pernikahan teadisional adalah sesuatu yang monoton,” tutur Made Setiary, General Manager Hotel Bidakara Jakarta.

Selain pameran pernikahan, dalam BWE7 ini panitia juga menganugerahkan Bidakara Award kepada Dr. Martha Tilaar atas perhatiannya terhadap tradisi budaya Indonesia, melalui bidang usaha pendidikan kecantikan, produksi kosmetik kecantikan khas Indonesia, serta tokoh legenda budaya yang telah berkiprah lebih dari 40 tahun.

Selain itu, dalam BWE7 ini juga selenggarakan acara show komunikasi pernikahan, talk show keuangan bagi pasangan muda, serta talk show bulan madu. Nah, tunggu apa lagi, mumpung liburan, tak ada salahnya anda mampir ke pameran ini kan?

Baca selengkapnya di koran digital TRIBUN JAKARTA rubrik EVENT edisi petang, Jumat 23 Maret 2012

Inspirasi Gaun Pengantin Extravaganza Davina Shanti

 

http://oase.kompas.com/read/2012/04/02/18235189/Inspirasi.Gaun.Pengantin.Extravaganza.Davina.Shanti

 

KOMPAS.com – Menjadi ratu sehari semalam adalah impian perempuan dalam pesta pernikahannya. Untuk mewujudkan hal itu, busana pengantin menjadi faktor pendukung sang mempelai wanita untuk tampil anggun dan bersahaja.

Hal inilah yang diterapkan oleh Davina Shanti dalam rancangan busana pengantinnya. “Kalau untuk acara pernikahan, saya selalu berusaha merancang busana yang membuat mempelai wanita tampak anggun, bersahaja, memesona, dan cantik sekali,” jelas Davina saat ditemui Kompas Female usai fashion show-nya di Bidakara Wedding Expo, Jakarta, Jumat (24/3/2012) lalu.

Namun, fashion show dan pesta pernikahan adalah dua hal yang berbeda. Oleh karena itu, dari 40 busana pengantin yang dipamerkannya saat pameran, 6 hingga 8 di antaranya termasuk busana extravaganza yang tak bisa ditiru orang.

Davina membagi fashion show-nya dalam tiga sekuel, yakni:

Keanggunan Putri
Busana-busana dalam sekuel ini menampilkan kesahajaan, karisma, dan karakter dari mempelai wanita. Koleksi ini ditujukan untuk akad atau pemberkatan penikahan. Salah satu busana yang ditampilkan adalah busana kebaya off white dengan bawahan hand printing yang mengembang. Busana ini dikenakan artis Shireen Sungkar, didampingi pasangannya, Tengku Wisnu.

Klasik Modern
Busana-busana dalam sekuel ini menampilkan imajinasi yang jernih, penuh cinta, dan kebaya yang memiliki roh. Davina banyak bermain warna dalam koleksinya di sekuel ini. Shireen Sungkar dan Tengku Wisnu kembali tampil, kali ini mengenakan busana adat Padang (sunting Padang untuk Shireen) berwarna merah.

Glamour Wedding
Dalam sekuel inilah Davina mengeluarkan busana-busana extravaganza-nya. Davina menambahkan bahan tafeta, organza, dan tulle, untuk menambah unsur megah. Warna yang dipilih juga lebih colorful, disesuaikan dengan tema Wedding Expo, yakni Colorful Wedding.

Pada dasarnya Davina memang senang merancang busana-busana pengantin yang penuh warna. Menurutnya, hal itu menjadi ciri khas dari koleksi-koleksinya. Namun, khusus untuk pameran pernikahan kali ini, ia mengeluarkan busana extravaganza dengan gradasi warna 3 hingga 4 warna dalam satu busana.

“Saya ingin membuat karya yang tidak bisa dicontek orang. Khusus untuk show, saya senang membuat karya yang tidak bisa dilupakan, dan tampak sulit. Jadi pelanggan akan bisa melihat, kalau yang sulit saja bisa saya buat, apalagi busana-busana yang mudah,” tuturnya.

Tahun ini, Davina memprediksi tren busana pengantin tahun 2012 akan lebih colorful. Bagian atas busana akan lebih sederhana dan klasik dalam segi desain, tetapi lebih berani dalam hal warna. Sedangkan bagian bawah busana akan lebih banyak yang menggunakan ekor menjuntai dengan bahan-bahan dari kain tradisional yang disesuaikan dengan adat mempelai.

“Untuk kerahnya, masih tetap menggunakan kerah-kerah sederhana seperti kerah Sabrina, kerah tegak berdiri, atau kerah shanghai untuk yang berjilbab,” tutup Davina.

Pilih Destinasi Romantis di Teras Bulan Madu

sumber : http://entertainment.kompas.com/read/2012/03/25/15061960/Pilih.Destinasi.Romantis.di.Teras.Bulan.Madu.

KOMPAS.com – Pernikahan merupakan hal yang tak terlupakan bagi pasangan yang saling mencinta. Tak hanya pesta resepsi, bulan madu menjadi bagian penting dari sebuah pernikahan.

Maka, bagi pasangan yang sudah mempersiapkan pernikahan, sebaiknya juga mulai mempersiapkan tempat bulan madu agar letih usai pesta bisa dihilangkan dengan momen indah berdua.

Bidakara Wedding Expo 2012 menyediakan kebutuhan itu. Tak hanya paket akad nikah hingga pesta pernikahan saja yang ditawarkan di pameran ini. Paket untuk pasangan yang ingin berbulan madu pun ada. Paket-paket ini tersedia di booth yang berada diantara Birawa Assembly Hall menuju Auditorium Binakarna Hotel Bidakara.

Bidakara Wedding Expo 2012 berlangsung 23-25 Maret 2012 di hotel Bidakara, Jakarta. Di hari terakhir ini, Minggu (25/3) Anda masih berkesempatan mengunjungi booth yang menawarkan paket bulan madu.

Anda bisa memilih tempat bulan madu favorit: Garut, Bali, atau Lombok. Rata-rata memberikan paket 3 hari dua malam khusus untuk pangantin, ditambah makan, perawatan tubuh, dan massage.

Garut

Untuk Garut, paket yang tersedia adalah yang berlokasi di Kampung Sampireun, Garut. Paket ini dimulai dari harga Rp 3,9 juta.

Lombok

Untuk Lombok, paket yang tersedia berlokasi di Queen Villa dan Hotel Villa Ombak, Lombok. Harga paket berkisar antara Rp 4,9 juta hingga Rp. 5,3 juta.

Bali
Untuk Bali, tersedia berbagai tempat pilihan, dengan harga paket berkisar antara Rp 4.150.000 hingga Rp 5.500.000, di antaranya:
1. Kupu-kupu Barong Villas and Tree Spa (Ubud)
2. The Royal Pita Maha (Ubud)
3. Anahata Villas and Spa Resort (Ubud)
4. Furama Exclusive Villas and Spa (Ubud)
5. Kamandalu Resort and Spa (Ubud)
6. Villa de Daub (Kuta-Legian)
7. Nusa Dua Retreat Boutique Villa Resort and Spa (Nusa Dua)
8. Ranadi Villa (Seminyak)
9. Astana Suite Villa (Seminyak)
10. Astana Batubelig (Seminyak)
11. Villa Uma Sapna (Seminyak)
12. Ziva Boutique Villa (Seminyak)

Beda Riasan Dukun Manten dan "Make-up Artist"

http://female.kompas.com/read/2012/04/04/10112559/Beda.Riasan.Dukun.Manten.dan.Make-up.Artist.

KOMPAS.com – Yustine Aprianto adalah salah satu dukun manten, atau perias pengantin tradisional, yang sudah dikenal di Jakarta. Namun kini, Yustine tak lagi bergelar Dukun Manten, melainkan Perias Pengantin.

Perubahan nama ini sebenarnya tidak membuatnya berubah. Ia hanya lebih terbuka terhadap partnership, terutama karena putrinya, Icha Aprianto, mempelajari make-up di luar negeri. Sang putri yang kini menjadi make-up artist mengajak sang ibu untuk bermitra tiga tahun lalu. Hasilnya, Yustine yang memiliki Griya Busana di kawasan Jakarta Timur ini, bisa memberikan jasa make-up kolaborasi Dukun Manten dengan Make-up Artist.

“Kalau dukun manten itu lebih tradisional make-up-nya, masih menggunakan paes, dan warna-warnanya lebih terang, lebih tebal. Warna foundation-nya lebih kekuningan. Sedangkan riasan make-up artist warnanya cenderung lebih soft, pengaplikasiannya juga tidak terlalu tebal. Foundation-nya lebih ke putih, atau pink,” jelas Yustine, saat ditemui Kompas Female di Bidakara Wedding Expo, Hotel Bidakara, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dari segi merek, make-up yang digunakan pun berbeda. Dukun manten biasanya menggunakan make-up buatan lokal, sedangkan make-up artist menggunakan produk make-up internasional.

Icha mengatakan, sejak tiga tahun lalu banyak pengantin yang menyukai kolaborasi antara dirinya dengan ibunya. “Apalagi pengantin-pengantin usia muda, yang ingin make-up-nya soft, tapi tetap ada sentuhan tradisional dengan paes. Jadi kolaborasi saya dengan ibu sangat digemari. Sudah tiga tahun ini, paesnya dibuat ibu, saya yang melanjutkan make-up-nya,” tambah Icha.

Yustine berkisah mengapa ia yang harus membuat paesnya. Icha, yang belum menikah, secara tradisi belum dibolehkan untuk membuat paes pengantin. Itu sebabnya, untuk urusan paes selalu ditangani oleh sang ibu. Meskipun begitu, Yustine selalu terbuka terhadap saran-saran dari putrinya, sehingga keduanya saling berbagi ilmu dan bisa menetapkan teori mana yang harus dipilih untuk mengombinasikan riasan.

“Meskipun make-up artist itu sifatnya modern, tetapi karena ada kolaborasi dengan ibu yang dukun manten, maka make-up kami bisa tetap mempertahankan pakem-pakem yang harus dipatuhi dalam make-up pangantin,” jelas Icha.

Selain itu, meskipun ditangani oleh seorang make-up artist, kebanyakan calon pengantin yang menjadi klien ternyata menyukai pakaian pengantin tradisional seperti kebaya dan batik.

Yustine dan Icha menambahkan, tren busana pengantin dan make-up tahun 2012 akan kembali ke busana dan make-up tradisional. Icha bahkan memprediksi, kebaya berbahan velvet yang menjulur panjang menyapu lantai dan model dodot (busana adat Solo seperti kemben) akan kembali tren.

Sedangkan untuk make-up, Yustine memperkirakan make-up tradisional yang medok dan tebal akan kembali menjadi tren pada 2012. “Karena tamu yang datang biasanya dandan lebih heboh, maka pengantin harus dibuat menonjol supaya ketahuan yang mana pengantinnya. Make-up tradisional kan lebih medok,” tutup Yustine.

Gelombang Cinta dalam Kebaya Riny Suwardy

sumber : http://entertainment.kompas.com/read/2012/04/18/1737255/Gelombang.Cinta.dalam.Kebaya.Riny.Suwardy

 

KOMPAS.com – Yasra, desainer kebaya dari Yasra Studio, mengatakan bahwa tren kebaya (pengantin) 2012 akan kembali ke kebaya klasik, meski tidak meninggalkan kesan mewah. Namun beda desainer, beda pula persepsi mereka dalam memprediksi tren kebaya 2012. Riny Suwardy, pemilik Rumah Mode Riny Suwardy, justru mengatakan bahwa tahun ini kebaya pengantin akan tampil lebih gemerlap, dan bisa dimodifikasi menjadi gaun pengantin untuk kesempatan berbeda.

Riny memperkenalkan konsep dasar kebaya pengantinnya dalam sesi khusus di Bidakara Wedding Expo di Hotel Bidakara, Jakarta, beberapa waktu lalu. Konsep yang diusungnya lebih fresh, girly, dengan tetap menjaga kesan anggun pada kebaya. Sentuhan kupu-kupu (papillon) menjadi sumber inspirasinya, karena Riny mengaku terpikat dengan ornamen warna-warninya yang berani. Kupu-kupu yang terbang dengan kepakan sayapnya yang indah setelah melalui masa pematangan diri dalam kepompongnya, juga menggambarkan kematangan diri Riny setelah 17 tahun menjadi perancang busana.

Unsur kupu-kupu ini ditampilkan di bagian dada, leher, pinggang, kerudung penutup kepala, hingga pada hiasan pada sanggul. Terkesan semarak dengan pilihan warna yang cenderung cerah.

Detail lain yang akan menjadi tren tahun ini adalah aksen yang disebut une vague d’amour, berupa alur gelombang yang disematkan pada bagian leher (kerah), ujung lengan, dada, atau pinggang, sehingga memberi kesan manis. Paduan payet, mote, dengan kristal Swarovski menambah kesan gemerlap pada kebaya yang akan dikenakan di hari istimewa ini.

Namun Riny, yang dulu dikenal dengan warna-warna tembaga dan cenderung gothic, kali ini menawarkan pilihan warna yang lebih “hidup”. Warna baru yang diperkenalkan untuk koleksi kebayanya adalah biru tosca dan hijau tosca. Perempuan berdarah Palembang ini lantas memadukannya dengan warna-warna lain yang kontras, misalnya biru tosca dan shocking pink, biru tosca dan silver, biru tosca dan maroon, hijau tosca dan abu-abu, serta terakota dan coklat.

“Pada dasarnya saya suka warna hijau tosca. Saya bayangkan taman yang luas berwarna hijau, dan seorang putri keluar dari pigura berlatar taman bunga yang luas dengan kebaya yang sangat cantik,” tuturnya dalam bincang santai dengan wartawan.

Pilihan warna tersebut tampak dalam lima kebaya yang dibawa oleh Riny di tempat pameran. Masing-masing dari kebaya tersebut menggunakan bahan berlapis; dimana kebaya panjang dari bahan tulle dan french lace yang dikenakan pada bagian luar dilapisi dengan kain yang dikaitkan di bagian pinggang. Sebagai kain dasarnya, Riny menggunakan lima jenis kain yang berbeda, terdiri atas kain lurik, songket padang, kain batik sidomukti, kain batik pesisiran, serta songket padang dari jenis yang lebih tipis dan halus. Padanan kain bawahannya ini bisa disesuaikan dengan adat dari pemakainya.

“Kebaya ini jika dimodifikasi bisa menjadi gaun. Dengan budget terbatas, satu kebaya bisa dipakai untuk dua acara, misalnya songket dilepas dan diganti dengan gaun. Bisa juga dipakai untuk perempuan yang berjilbab,” ujar desainer yang juga merancang kebaya pengantin Marshanda ini.

Kebaya rancangannya dibuat dengan detail yang rumit, dengan payet dan mote berukuran sangat kecil. Karena semua dikerjakan dengan tangan, pembuatan satu kebaya bisa memakan waktu empat sampai tujuh bulan, bahkan ada yang satu tahun. Tidak heran, satu helai kebayanya dihargai antara Rp 30 – 100 juta. Seringkali, kebaya yang belum jadi pun sudah dibeli pelanggan.

Selain untuk pesta pernikahan, kebaya Riny banyak dipesan untuk prom nite dan wisuda sarjana. Namun untuk acara yang lebih simpel, harga kebayanya tentu juga lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp 7 juta. Setiap pelanggan selalu diperlakukan eksklusif, terbukti dari kebaya yang selalu hanya diproduksi satu buah. Sebagian karena kebayanya memang dibuat berdasarkan pesanan saja.

Secara umum, kebaya koleksi Riny banyak menggunakan warna abu-abu, coklat, serta bronze dan gold yang menurutnya merupakan warna yang selalu dicari pelanggan. Dalam setiap koleksinya, perempuan kelahiran 19 Januari 1971 ini memang selalu mengedepankan modifikasi agar kebaya tersebut dapat dikenakan untuk acara yang berbeda.

“Biasanya ada bagian-bagian dari kebaya yang bisa dilepas, sehingga kebaya bisa dipakai untuk kesempatan lain, misalnya pesta. Buat apa beli kebaya mahal-mahal kalau nggak bisa dipakai lagi, kan? Jadi, kebayanya nggak mubazir,” kilahnya sambil tersenyum.

 

Jilbab Pengantin dengan Gaya Victorian

sumber : http://bola.kompas.com/read/2012/04/05/0924533/Jilbab.Pengantin.dengan.Gaya.Victorian

 

KOMPAS.com – Pengantin muslim tentu tidak memerlukan tata rambut untuk acara spesialnya. Namun, bukan berarti kerudungnya tidak bisa dihias. Kreasi jilbab pengantin muslim kini pun beraneka macam. Salah satunya dengan mengadopsi Victorian Look, yang menggabungkan antara unsur tradisional dengan modern.

“Ciri khas Victorian Look adalah adanya aksesori-aksesori adat yang dipadukan dengan aksesori modern. Misalnya sunting atau sunggar yang khas etnik, dipadukan dengan bunga atau Swarovsky. Victorian Look lebih banyak menonjolkan aksesori bunga, full flower,” jelas penata jilbab pengantin Pilmawati pada Kompas Female, di sela-sela Bidakara Wedding Expo di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (24/3/2012) lalu.

Untuk demo kreasi jilbab ini, Pilma dibantu oleh sahabatnya, Adi Ali, yang memiliki butik busana pengantin muslim di Makassar. Pilma memeragakan dua kreasi jilbab, yakni berwarna ungu dan kuning emas.

Kreasi jilbab berwarna ungu ditujukan untuk akad nikah, lamaran, atau pre wedding. Sedangkan kreasi jilbab berwarna kuning emas ditujukan untuk resepsi.

“Jilbab untuk akad nikah, lamaran, atau pre wedding, biasanya lebih full flower, sedangkan untuk resepsi justru lebih sederhana, karena pengantin menginginkan gaun yang membuatnya lebih bebas bergerak,” tambah Pilma.

Tips jilbab pengantin
Jika Anda tidak menggunakan jasa rias jilbab pengantin, coba kreasikan sendiri jilbab Anda ketika akan menikah. Namun, untuk menata jilbab pengantin menurut Pilma butuh banyak latihan dari contoh-contoh yang sudah ada.

“Selain itu, pengantin kan harus berdiri berjam-jam, jadi jilbabnya jangan dibuat berat. Boleh bertumpuk-tumpuk asal tidak berat di kepala. Untuk mengatasinya, sekarang sudah ada model jilbab yang bergradasi, ini bisa digunakan agar tidak menggunakan jilbab berlapis-lapis,” ungkap Pilma.

Dalam demo kreasi jilbabnya, Pilma hanya menggunakan dua jenis kain untuk dikreasikan menjadi jilbab pengantin. Sebelumnya ia memakaikan ciput Maroko agar rambut dan leher model tertutupi. Kemudian ia mengaplikasikan teknik menumpuk dengan menggunakan tudung. Lalu ditutup dengan selendang panjang, dan dilengkapi aksesori bunga atau Swarovsky.

“Intinya jangan asal tumpuk. Boleh tumpuk-tumpuk asal rapi, karena semakin rapi akan semakin terlihat elegan. Aksesori kepala juga harus disesuaikan dengan aksesori di busananya. Warna jilbab tidak harus sama persis dengan warna busana pengantin, agar terlihat gradasi warna. Warnanya kalau bisa tidak lebih dari tiga warna, kecuali kalau tema busananya memang colorful,” ujar Pilma.

Maka, yang harus diperhatikan ketika membuat kreasi jilbab pengantin tanpa memanfaatkan jasa tata rias pengantin muslim, menurut Pilma adalah:
1. Jenis kerudung (apakah akan membuat panas, atau malah sejuk).
2. Motif (sesuaikan dengan busana).
3. Aksesori (juga disesuaikan dengan busana).
4. Pemilihan warna beberapa kain yang akan dikreasikan.
5. Kerapian dalam menata kain menjadi kreasi jilbab.

Satu Gerai Sediakan Semua Perlengkapan Pernikahan

sumber : http://entertainment.kompas.com/read/2012/03/25/17383670/Satu.Gerai.Sediakan.Semua.Perlengkapan.Pernikahan

KOMPAS.com – Bidakara Wedding Expo kembali digelar untuk ketujuh kali. Tahun ini, terdapat 167 penyedia jasa pernikahan yang ambil bagian dalam pameran bertema Colourful Wedding ini.

Bertempat di Birawa Assembly Hall dan Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta, pameran ini digelar sejak 23 hingga 25 Maret 2012.

Bagi Anda yang belum sempat menghadiri pameran ini, masih tersisa waktu di hari terakhir penyelenggaraan pameran, Minggu (25/3). Anda bisa menemukan inspirasi dari beragam booth yang menawarkan jasa kartu undangan, foto video, dekorasi, catering, rias pengantin, wedding organizer, hiburan, venue, hingga tempat bulan madu. Bahkan kebutuhan untuk pre-marital check up dan program pelangsingan menjelang pernikahan pun tersedia.

Pameran ini memiliki dua tempat yakni Birawa Assembly Hall sebagai pusat pameran dan Auditorium Binakarna sebagai tempat beragam talkshow, fashion show, demo make up, hiburan musik, hingga pengundian door prize.

Birawa Assembly Hall sebagai pusat pameran menyediakan beragam booth yang menawarkan beragam jasa perlengkapan pesta pernikahan.

Bagi Anda yang tak mau repot mengunjungi satu-persatu booth, ada satu booth yang menyediakan paket pernikahan lengkap, mulai dari Wedding Organizer-nya, dekorasi, catering, busana pengantin plus make-up, hingga fotografi.

Booth tersebut berada di Blok J1 Birawa Assembly Hall, tepatnya berada di dekat pintu keluar Birawa. Hanya dengan mengunjungi satu booth saja, Anda bisa langsung berkonsultasi dengan :

1. Dinity Wedding Organizer (perencanaan pernikahan)
2. Aluira Make-up dan Kebaya Specialist (busana dan make up pengantin)
3. Labirin Photography (dokumentasi pernikahan)
4. Sentrabunga oleh Nova Fernandez (dekorasi)
5. Cathleiya Catering (khusus untuk makanan)

Dinity Wedding Organizer didirikan oleh Titi Nurmalasari, Dita Malano, dan Niken Nidyarna. Wedding Organizer ini memang sering menggunakan jasa dari empat penyedia perlengkapan pernikahan yang ada di booth ini, sehingga memutuskan untuk bergabung dalam satu booth di Bidakara Wedding Expo.

Anda bisa mengunjungi Booth ini selama penyelenggaraan pameran sejak pukul 13.00 WIB hingga penutupan pukul 20.30 WIB hari ini. Jika tak sempat menghadiri pameran, Anda masih bisa menghubungi Dinity Wedding Organizer melalui email: dinityweddingorganizer@gmail.com.

Bidakara Wedding Expo Hadirkan Keragaman Tradisi Indonesia

sumber : http://female.kompas.com/read/2012/03/23/21141673/Bidakara.Wedding.Expo.Hadirkan.Keragaman.Tradisi.Indonesia

KOMPAS.com – Pernikahan seringkali menjadi momen untuk menunjukkan asal-usul dan budaya kita. Sebab biasanya, pada saat menikah lah kita menjalani prosesi adat sesuai latar belakang kebudayaan kita. Meskipun demi alasan kepraktisan kita sering memangkas prosesi adat tersebut sehingga hanya tertinggal bagian yang terpenting saja, namun masih banyak orang yang ingin menjalankan prosesi tersebut secara lengkap.

Mereka yang masih awam dengan upacara adatnya sendiri, bisa mengunjungi pameran pernikahan seperti Bidakara Wedding Expo. Hingga penyelenggaraannya yang ketujuh tahun ini, pameran pernikahan Bidakara ini masih mengedepankan pernikahan tradisional. Tahun ini, expo semakin meriah karena mengangkat tema Colourful Wedding, dimana pengunjung bisa mendapat inspirasi mengenai keragaman pernikahan tradisional Indonesia, khususnya pernikahan silang budaya yang akhir-akhir ini semakin banyak terjadi.

Dalam expo yang digelar di Birawa Assembly Hall dan Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, 23-25 Maret 2012 ini, Anda bisa menemukan 167 penyedia jasa pernikahan. Mulai dari vendor kartu undangan, photo video, dekorasi, katering, rias pengantin, wedding organizer, hiburan, venue, hingga tempat bulan madu, bisa Anda temukan di sini. Bahkan kebutuhan untuk pre-marital check up dan program pelangsingan menjelang pernikahan pun tersedia.

“Hotel Bidakara selama ini memang dikenal sebagai tempat pernikahan di Jakarta. Dalam setahun kami menggelar lebih dari 300 pernikahan, bahkan ini terjadi selama tiga tahun berturut-turut sehingga kami mendapat penghargaan dari MURI. Maka dengan menggelar pameran ini kami ingin memberikan wadah bagi rekanan-rekanan kami, sehingga mereka lebih mudah berinteraksi dengan para calon pengantin,” tutur Made Setiary, General Manager Hotel Bidakara, saat jumpa pers di serambi Auditorium Binakarna, Jumat (23/3/2012).

Expo yang digelar bersama Manten House ini juga menampilkan sebuah konsep baru, yaitu Teras Bulan Madu yang digelar oleh Travelanda.com. Area ini diikuti oleh 17 destinasi bulan madu di Jawa Barat, Bali, dan Lombok. Anda bisa berkonsultasi mengenai tempat bulan madu dengan harga yang sesuai budget, apalagi dengan informasi mengenai harga pada peak season.

Untuk Anda yang masih membutuhkan berbagai informasi seputar pernikahan, pameran ini juga mengadakan sejumlah acara lain seperti talkshow mengenai keuangan (QM Financial), komunikasi pernikahan (Indra Noveldi), kesehatan (Bidakara Medical Center), dan bulan madu (Travelanda.com). Ada peragaan busana dari kebaya Yasra Studio, Berkat Kebaya, dan Lime Garden by Gayatri. Ada pula demo make-up dengan berbagai tema, seperti Dukun Manten vs Make-up Artist dari Yustine, dan Tren Warna 2012 untuk Make-up Pengantin bersama Chenny Han.

“Ini pertama kalinya saya mengikuti wedding expo. Fashion show dari studio saya akan mengangkat tema Culture in Harmony, dimana kebaya dengan nuansa Jawa, Sunda, Sumatera, dan China, di-mix menjadi suatu harmoni. Jadi kebaya yang ditampilkan akan mewakili beberapa budaya tersebut, membuatnya indah dilihat namun tetap nyaman dipakai,” ujar Ibu Yasra, pendiri Yasra Studio, yang memiliki galeri di sejumlah department store seperti Sogo dan Metro.

Yasra Studio menampilkan 17 kebaya yang dirancang tanpa terlalu banyak modifikasi, namun juga tidak terlalu klasik. Kebaya menggunakan bahan brokat Perancis (french lace) dan dikombinasikan dengan bahan beludru seperti kebaya tradisional Jawa. Artis Nuri Maulida turut tampil sebagai penutup show dari Yasra Studio, mengenakan kebaya panjang berwarna coklat keemasan dengan gaya kutu baru.

Agar lebih menyedot perhatian pengunjung, Bidakara Wedding Expo juga menyediakan beragam doorprize untuk pengunjung yang telah melakukan transaksi minimal Rp 500.000. Hadiah yang ditawarkan antara lain gadget, paket bulan madu, cincin kawin, dan grand prize berupa satu unit Daihatsu All New Xenia.

Ingin mengunjungi pameran ini? Catat jadwalnya:

Jumat, 23 Maret 2012
13:50     Sambutan Kementrian Pariwisata dan ekonomi kreatif
14:10     Sambutan GM Bidakara Hotel
14:20     Tari Ondel – Ondel – Gandrung Entertainment
14:35     Bidakara Award – Bidakara
14:50     Rekor Muri – Hari Domino
15:20     Grand launching Travelanda.com & Mantenhouse.com
15:35     Hiburan – Taman Music Entertainment
15:50     Fashion Show – Studio Yasra
16:20     Talk Show Bulan Madu – Travellanda
16:50     Hiburan – Taman Music Entertainment
17:15     The Entertaining MC & Music – Anthony
18:00     Break Magrib
18:30     Hiburan – Taman Music Entertainment
19:00     Talk Show Pernikahan – Indra Noveldi
20:00     Hiburan – Taman Music Entertainment
20:15     Bajidor Kahot – Gandrung Entertainment
20:30     Pengundian Hadiah + Closing

Sabtu, 24 Maret 2012
13:00     Opening MC + Sharing Program
13:30     Hiburan – Greenbean
13:45     Demo Kreasi Jilbab Pengantin – Pilma
14:45     Hiburan – Greenbean
15:00     Talk Show Keuangan – M Teguh ( QM Financial)
16:00     Hiburan – Greenbean
16:15     Fashion Show Berkat Kebaya – Davina Shanti
16:45     Hiburan – Greenbean
17:30     Break Magribh
18:30     The Entertaining MC & Music – Anthony Music Connection
19:15     Demo Make Up (dukun manten vs make up artist) – Yustine
20:15     Tari Serampang 12 – Gandrung Entertainment
20:30     Pengundian Hadiah + closing

Minggu, 25 Maret 2012
12:40     Opening + Sharing Program
12:55     Hiburan – Revi’s Entertainment
13:10     Talk Show Kesehatan – Bidakara Medical Center
14:10     Hiburan – Revi’s Entertainment
14:25     Demo Mahendi – Zahra
14:55     Talk Show Manten House
15:25     Hiburan – Revi’s Entertainment
15:40     Fashion Show – Gayatri
16:20     Demo Make Up – Miarosa
17:20     Hiburan – Revi’s Entertainment
17:25     BREAK MAGRIBH
18:30     Tari Pendet – Gandrung Entertainment
18:45     Hiburan musik China dan Arab – Anthony Music Connection
19:00     Demo adat kolab China, Arab, Betawi
20:30     Pengundian Hadiah Grand Prize Mobil All New Xenia + Closing